 |
| Visualisasi ulang dari sampah visual pemilu - 2019 - Iqbal Firdaus |
Seni adalah suatu kata yang tidak
serius dan tidak menjanjikan hidup mapan bagi sebagian besar masyarakat
Indonesia. Bukanlah suatu hal yang aneh apabila sekolah tinggi pada bidang seni
ditolak mentah-mentah oleh orang tua, dengan alasan ‘mau makan apa nanti kalau kerjanya cuma nggambar?’. Miris
sebenarnya, kedangkalan pemahaman mengenai seni hampir tidak tertolong lagi.
Apa yang berguna dari seni (yang
diketahui manusia Indonesia pada umumnya), tentu saja untuk menghias barang
agar terlihat indah. Tidak hanya itu, namun juga sebagai hobi atau sebatas
media hiburan. Padahal sebenarnya tidak hanya itu-itu saja gunanya seni. Indonesia
termasuk Bangsa Timur di Bumi. Bangsa Timur pada jaman dahulu dikenal sebagai
masyarakat yang berkontemplatif mengenai esensi segala sesuatu hal. Sungguh
disayangkan bahwa esensi, didalam filsafat kini dianggap sebagai buku cerita,
atau kumpulan pertanyaan aneh dan tidak penting.